Rabu, 18 Mei 2016

1

Maul menutup pembicaraan dengan dua kata, "Kita sudahan!"

Mayang hanya diam. Memandangi Maul dengan penuh tanda tanya. Emosinya sedang berkecamuk namun Mayang tetap berusaha tenang menghadapi laki-laki yang dua tahun terakhir mengisi hari-harinya. "Kenapa?" hanya itu yang mampu Mayang ucapkan di dalam suasana segenting ini.

Tatapan tegar Maul langsung jatuh ke secangkir kopi di hadapannya. "Aku bosan dengan caramu mengkhawatirkan aku," tuturnya lancar.

Mayang mengangkat bahu, "Baiklah. Kita sudahi disini."

"Hanya itu?" Maul terheran-heran mendapati reaksi datar dari Mayang.

"Apa lagi?" Mayang tersenyum lebar. "Kamu ingin aku berdoa semoga kamu sehat, bahagia, dan menemukan wanita yang lebih baik dari aku?"

Maul tak berkomentar.

"Begini saja.." Mayang mendekatkan wajahnya. "Aku beri waktu 40 hari untuk kamu memikirkan perpisahan kita ini. Lebih dari itu, aku harap kita tidak dipertemukan lagi."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar